
Peningkatan Kapasitas Kaum Muda dalam Menghadapi Dampak Buruk Perubahan Iklim untuk Masa Depan yang Lebih Baik
Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas remaja dan kaum muda dalam menghadapi dampak perubahan iklim melalui penguatan pengetahuan, keterampilan, serta aksi nyata di tingkat komunitas. Sasaran program adalah kaum muda, khususnya perempuan, di Desa Kolisia B yang mewakili wilayah pedesaan dan Kelurahan Waioti yang mewakili wilayah perkotaan.
Melalui program ini, peserta didorong untuk memahami risiko perubahan iklim, mengembangkan kemampuan beradaptasi, serta berpartisipasi aktif dalam upaya mitigasi dan pelestarian lingkungan. Selain membangun kepedulian terhadap lingkungan, program juga mengembangkan solusi yang memiliki nilai ekonomi sehingga dapat menjadi sumber penghasilan bagi kelompok kaum muda.
Kegiatan yang Dilaksanakan
- Edukasi mengenai risiko perubahan iklim, strategi adaptasi, dan mitigasi bagi remaja dan kaum muda, khususnya perempuan.
- Pemetaan tingkat kerentanan dan potensi wilayah dalam menghadapi dampak perubahan iklim.
- Pelatihan dan pendampingan penerapan pertanian irigasi tetes bagi kelompok kaum muda di Desa Kolisia B sebagai solusi penggunaan air yang lebih efisien di tengah meningkatnya kekeringan.
- Pelatihan pemanfaatan botol plastik bekas menjadi sofa bagi kelompok kaum muda di Kelurahan Waioti sebagai upaya pengurangan sampah plastik sekaligus menciptakan produk bernilai ekonomi.
- Pendampingan pengembangan usaha produktif melalui pemasaran hasil pertanian irigasi tetes dan produk daur ulang.
- Pelaksanaan kegiatan kerja bakti lingkungan oleh kaum muda di kawasan pantai wisata Desa Kolisia B serta sepanjang sungai dan pantai di Kelurahan Waioti.
- Penyelenggaraan forum pertemuan kaum muda “MENOKEN” sebagai wadah berbagi pengalaman, inspirasi, dan aksi komunitas dalam menghadapi perubahan iklim.
Capaian Proyek
- Meningkatnya pengetahuan dan kesadaran kaum muda mengenai risiko, adaptasi, dan mitigasi perubahan iklim.
- Tersusunnya pemetaan kerentanan dan potensi wilayah sebagai dasar penyusunan aksi adaptasi perubahan iklim.
- Kaum muda di Desa Kolisia B mampu menerapkan sistem irigasi tetes untuk menghemat penggunaan air dan meningkatkan efisiensi pertanian.
- Kaum muda di Kelurahan Waioti memiliki keterampilan mengolah limbah botol plastik menjadi produk furnitur yang bernilai ekonomi.
- Terbentuknya peluang usaha produktif melalui penjualan hasil pertanian dan produk daur ulang yang memberikan tambahan pendapatan bagi anggota kelompok.
- Meningkatnya kepedulian kaum muda terhadap kebersihan lingkungan melalui kegiatan rutin pembersihan pantai, sungai, dan kawasan wisata.
- Terbangunnya jejaring antar komunitas kaum muda di Kabupaten Sikka melalui forum MENOKEN, yang memperkuat kolaborasi dan pertukaran pengalaman dalam aksi adaptasi perubahan iklim.


